Home » Ciri – Ciri Kapasitor pada Mesin Cuci Rusak

Ciri – Ciri Kapasitor pada Mesin Cuci Rusak

ciri+ciri+kapasitor+mesin+cuci+rusak
Kapasitor Mesin Cuci

Ciri – Ciri Kapasitor pada Mesin Cuci Rusak – Kapasitor merupakan perangkat elektrik yang befungsi sebagai pengangkat ketika sebuah alat listrik dihidupkan. Benda ini juga terdapat mesin cuci, baik jenis 1 tabung maupun 2 tabung. Namun, alat ini sering mengalami keruskan akibat lamanya pemakaian. Lalu, apa saja ciri-ciri kapasitor yang pada mesin cuci? Simak pembahasan berikut ini.

Pada umunya, mesin cuci 1 tabung memiliki satu buah kapsitor pada dinamo penggeraknya. Sedangkan pada mesin cuci 2 tabung terdapat 2 kapsitor yang masing-masing terhubung dengan dinamo pencuci dan dinamo pengering. Untuk ukurannya, setiap mesin cuci memiliki kapasitas yang berbeda-beda.

Fungsi kapasitor itu sendiri adalah untuk menyimpan energi listrik yang digunakan untuk menggerakan putaran awal pada dinamo. Namun, sering kali kita menjumpai mesin cuci yang putarannya lambat atau hanya akan berputar jika dibantu dengan tangan. Nah, itulah salah satu ciri-ciri kapasitor pada mesin cuci yang tidak berfungsi secara normal.

Ada dua jenis kerusakan pada kapasitor, yaitu tegangannya lemah dan tidak berfungsi sama sekali. Jika kapasitor mesin cuci lemah, dinamo mesin cuci masih dapat berputar tetapi harus dibantu dengan putaran tangan. Sedangkan jika kapasitor sudah tidak berfungsi sama sekali, maka mesin cuci tidak dapat berputar sama sekali dan hanya terdengar suara mendengung.

Ciri-ciri kapasitor pada mesin cuci yang telah rusak juga dapat dilihat dari bentuk fisiknya, yaitu terdapat bagian yang mengembung atau meleleh. Jika pada kapasitor terdapat tanda-tanda seperti itu, maka sudah dapat dipastikan jika kapasitor mesin cuci sudah tidak berfungsi.

Selain tanda-tanda tersebut, kita cuka dapat memastikan sebuah kapasitor mesin cuci mengalami kerusakan, yaitu dengan cara mengecek menggunakan multitester atau dengan dialiri arus listrik secara langsung. Untuk mengecek kapasitor mesin cuci menggunakan multitester, caranya adalah sebagai berikut:

ciri+ciri+kapasitor+mesin+cuci+rusak
Cara Cek Kapasitor Menggunakan Multitester
  • Gunakan multitester yang masih normal, kemudian atur panel ke satuan ohm X1K.
  • Tempelkan masing-masing ujung probe (kabel merah dan hitam) pada kedua terminal kapasitor. Untuk posisinya bebas, bisa bolak-balik.
  • Kemudian lihat layar multitester, jika jarum indikator bergerak ke kanan kemudian langsung kembali lagi ke kiri. Maka tandanya kapasitor masih bagus.
  • Tetapi jika jarum indikator bergerak ke kanan dan tidak kembali lagi atau jarum indikator tidak bergerak sama sekali, maka sudah dipastikan bahwa kapasitor rusak.

Sedangkan untuk mengecek kapasitor mesin cuci menggunakan mengaliri aliran listrik secara langsung caranya yaitu sebagai berikut :

ciri+ciri+kapasitor+mesin+cuci+rusak
Cara Cek Kapasitor Menggunakan Arus Listrik
  • Siapkan dua buah kabel yang berukuran cukup besar.
  • Pasang masing-masing ujung kedua kabel tersebut pada terminal kapasitor.
  • Dengan penuh hati-hati, tancapkan kedua ujung kabel lainnya pada stop kontak yang ada arus listriknya sebentar saja.
  • Setelah mencabut kabel dari stop kontak, tempelkan kedua ujung kabel tersebut dengan cara menggeseknya (janganlah menyentuh langsung dengan tangan).
  • Lihat hasilnya: jika terjadi percikan, maka tandanya kapasitor masih bagus. Tetapi jika tidak ada percikan, maka artinya kapasitor telah rusak.

Setelah dilakukan pengecekan dan ternyata kapasitor telah rusak, maka solusinya adalah dengan mengganti kapasitor yang telah rusak tersebut dengan yang baru dengan ukuran kapasitas yang sama. Untuk mengetahui ukuran sebuah kapasitor, lihatlah angka-angka yang tertera pada fisik kapasitor. Satuan kapasitor adalah microfarad (μF). Misalnya CBB60 5 μF ±5% 450 VAC, maka ukuran kapasitor tersebut adalah 5 μF.

Untuk penggantian dan pemasangan kapasitor mesin cuci, caranya pun sangat mudah. Yaitu dengan melepas kapasitor yang lama dan memasang kapasitor baru tanpa merubah posisi kabelnya. Jangan lupa untuk membungkus pada setiap sambungan kabelnya.

Dengan mengetahui ciri-ciri kapasitor mesin cuci yang rusak, maka memudahkan kita untuk melakukan perbaikan jika suatu saat mesin cuci yang kita miliki mengalami masalah dengan ciri-ciri seperti yang telah disebutkan di atas.

Demikianlah penjelasan tentang bagaimana mengenai ciri-ciri kapasitor pada mesin cuci rusak. Semoga bermanfaat.